Wow! Masjid Raya Baitul Khairat Palu sabet rekor MURI
Infodongs -Kalau lagi main ke Palu, ada satu spot yang wajib banget masuk bucket list: Masjid Raya Baitul Khairaat Palu. Bukan cuma tempat ibadah, masjid ini sekarang jadi simbol kebangkitan Sulawesi Tengah setelah bencana besar 2018. Megah, penuh makna, dan super Instagramable.
Masjid yang dulunya dikenal sebagai Masjid Agung Darussalam ini akhirnya diresmikan pada Desember 2025. Proses pembangunannya panjang dan dilanjutkan oleh beberapa gubernur, sampai akhirnya berdiri gagah sebagai tanda harapan baru bagi masyarakat Sulteng.
Kubah & Menara yang Bikin Melongo
Masjid Raya Baitul Khairaat punya kubah terbesar di Indonesia dengan diameter sekitar 90 meter. Ukurannya benar-benar bikin takjub. Nggak berhenti di situ, masjid ini juga punya menara jam analog terbesar di Indonesia dengan diameter 19,3 meter, yang sukses menyabet rekor MURI. Fix, ini bukan masjid biasa.
Desain yang Penuh Filosofi
Setiap sudut masjid ini punya cerita. Bukan sekadar estetik, tapi juga sarat makna:
- 99 ornamen jendela melambangkan 99 Asmaul Husna, nama-nama baik Allah.
- Menara kembar setinggi 66,66 meter merepresentasikan 6.666 ayat Al-Qur’an.
- Tinggi bangunan 30 meter melambangkan 30 juz Al-Qur’an.
- Kubah berbentuk mutiara, terinspirasi dari julukan Palu sebagai “Mutiara di Khatulistiwa”.
Arsitekturnya juga memadukan gaya modern dengan sentuhan lokal, seperti ornamen daun kelor dan elemen rumah adat Tambi, khas Sulawesi Tengah. Jadi terasa dekat dengan identitas daerahnya.
Aman, Luas, dan Multifungsi
Soal keamanan, masjid ini dirancang tahan gempa dengan pondasi yang super kokoh. Kapasitasnya pun nggak main-main, bisa menampung hingga 15.000 jemaah sekaligus.
Lebih dari sekadar tempat salat, Masjid Raya Baitul Khairaat juga jadi pusat kegiatan sosial dan budaya, sekaligus destinasi wisata religi baru di Kota Palu. Bahkan, di dalamnya terdapat museum jejak peradaban Islam yang cocok buat kamu yang suka wisata edukatif.
Singkatnya, Masjid Raya Baitul Khairaat Palu bukan cuma bangunan megah, tapi juga simbol semangat bangkit, identitas lokal, dan harmoni antara iman, budaya, serta arsitektur modern. Cocok banget jadi kebanggaan Palu—dan spot wajib buat Gen Z yang suka eksplor tempat bermakna.*







Tinggalkan Balasan