Baznas RI Salurkan 1.900 Porsi Makanan untuk Korban Gempa NTT
INFODONGS, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 1.900 porsi makanan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan penyaluran bantuan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi dengan cepat.
“Kami terus memastikan kebutuhan dasar seluruh korban terdampak gempa di Manggarai Timur terpenuhi secara cepat dan merata melalui dapur umum Baznas,” kata Idy, Sabtu (22/6/2026).
Menurut Idy, makanan siap saji tersebut diberikan untuk membantu menjaga kondisi fisik dan kesehatan para pengungsi selama berada dalam situasi darurat.
Selain mengoperasikan dapur umum, Baznas melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) juga melakukan pemantauan ke sejumlah permukiman warga. Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan logistik lanjutan yang paling mendesak.
Idy menambahkan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan setempat terus diperkuat untuk mendukung percepatan proses evakuasi sekaligus pemulihan masyarakat pascabencana.
“Kehadiran Baznas di lapangan merupakan amanah dari para donatur dan muzaki untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Sementara itu, personel BTB Dede Nurjaman yang berada di lokasi mengatakan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa makanan siap saji. Baznas juga menyediakan fasilitas dapur air untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, seperti susu anak-anak, kopi, teh, dan makanan ringan.
Dede menjelaskan, distribusi makanan siap saji dilakukan di sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Sambi Rampas. Jumlah penerima manfaat di setiap posko bervariasi, mulai dari sekitar 137 hingga 800 jiwa.
“Makanan siap saji ini kami antarkan langsung ke titik-titik posko pengungsian agar para korban gempa dapat mengonsumsinya secara tepat waktu,” katanya.
Selain mendirikan dapur umum dan menyalurkan makanan siap saji, Baznas RI juga telah membuka Posko Layanan Kesehatan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Di sisi lain, pemerintah terus mempercepat penanganan kondisi darurat dan proses pemulihan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Flores.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kehadiran jajaran menteri dan pimpinan lembaga di NTT sejak hari pertama bencana menjadi bentuk kepedulian sekaligus komitmen pemerintah dalam mendampingi masyarakat terdampak.
“Sejak hari pertama kejadian kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan,” kata Pratikno.







Tinggalkan Balasan