INFODONGS, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira (NSL), mendorong adanya perubahan paradigma dalam pengelolaan perpustakaan agar keberadaannya tidak hanya diukur dari jumlah koleksi maupun kegiatan yang dilaksanakan.

“Keberhasilan perpustakaan harus diukur dari dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari akses dan pemanfaatan koleksi hingga peningkatan kapasitas dan kualitas hidup,” jelas NSL, Selasa (1/9/2026).

“Perpustakaan idealnya dimulai dari akses masyarakat terhadap layanan dan koleksi, kemudian berlanjut pada pemanfaatan, perubahan perilaku, peningkatan kapasitas, pemberdayaan hingga berdampak pada kesejahteraan,” tambah NSL.

NSL menilai perpustakaan tidak cukup hanya menyediakan buku atau menyelenggarakan berbagai program pelatihan.

Lebih dari itu kata NSL, perpustakaan harus mampu menjadi ruang yang mendorong masyarakat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kapasitas, serta membuka peluang untuk meningkatkan taraf hidup.

“Pendekatan berbasis dampak tersebut penting untuk memastikan setiap program perpustakaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap informasi dan pengetahuan,” terangnya.