INFODONGS, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nilam Sari Lawira (NSL), memberikan bantuan dari dana pribadinya kepada Suharni, pengajar Kimia dan Informatika di SMA Negeri 1 Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk mendukung penyelesaian pendidikan Strata Dua (S2).

Bantuan tersebut adalah bentuk dukungan NSL terhadap para tenaga pendidik yang terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kompetensinya. Menurutnya, semangat guru untuk terus belajar merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Guru memiliki peran besar dalam membentuk generasi masa depan penerus bangsa. Ketika seorang guru memiliki semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensinya, tentu hal itu patut mendapat dukungan,” ujar Nilam dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2026).

Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah itu menilai, perhatian terhadap dunia pendidikan tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Dukungan sederhana yang diberikan pada saat yang tepat pun dapat menjadi berarti bagi seseorang yang tengah berjuang.

“Saya memahami bahwa perjuangan seorang guru untuk meningkatkan pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan. Ketika seorang guru terus belajar, sesungguhnya ia sedang mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi banyak anak,” kata NSL.

Ia menambahkan, guru merupakan sosok yang setiap hari mendidik anak untuk menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak. Karena itu, perjuangan guru untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi diri semestinya mendapat perhatian dan dukungan bersama.

“Guru yang terus belajar adalah investasi bagi masa depan generasi bangsa. Karena itu, perjuangan mereka layak mendapat dukungan,” tegas NSL.

Bantuan tersebut juga merupakan wujud janji NSL kepada Suharni saat melakukan kunjungan reses di Desa Lalos, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, pada awal Agustus 2026 lalu.

Janji itu kini ditunaikan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu Suharni melewati salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademiknya hingga meraih gelar magister.

Bagi Suharni, perjalanan menuju gelar magister mungkin masih menyisakan proses yang harus ditempuh. Namun kini, ia tidak lagi melangkah dengan perasaan bahwa perjuangannya harus dipikul seorang diri.

Kisah Suharni dan kepedulian NSL menjadi pengingat sederhana bahwa di tengah berbagai persoalan, selalu ada ruang untuk saling menguatkan.

Ada dukungan yang datang di tengah jalan. Ada tangan yang membantu ketika langkah terasa berat. Dan ada keyakinan bahwa mimpi yang diperjuangkan dengan sungguh-sungguh selalu layak untuk diperjuangkan hingga selesai.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Tolitoli I Nyoman Muliada, Muslimin, dan Sudarto, bersama Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Hasan Patongai, yang juga merupakan pengurus DPD Partai NasDem Tolitoli